Chinese At Indonesia


Please Register for unlimited access on this Forum
Silahkan registrasi untuk akses kedalam forum ini

Dirty words, Porn and racist is not allowed.
bahasa kasar, porno dan rasist tidak diperbolehkan


Regards,


Admin



grup untuk sesama warga chinese di Indonesia dimana pun berada demi membina persahabatan dan kekerabatan
 
IndeksPendaftaranLogin

Share | 
 

 Festival Musim Gugur (Festival Kue Bulan)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
des_jung

avatar

Jumlah posting : 838
Level Keaktifan : 2026
Reputasi : 34
Join date : 15.05.11

PostSubyek: Festival Musim Gugur (Festival Kue Bulan)   Mon Sep 12, 2011 11:30 pm

Festival Musim Gugur (Hanzi tradisional: 中秋節; bahasa Tionghoa: 中秋节; Pinyin: Zhongqiu Jie) atau juga dikenal dengan nama Festival Kue Bulan merupakan hari raya panen dan salah satu festival terpenting di Republik Rakyat Cina. Dirayakan pada hari ke lima belas bulan delapan Kalender Tionghoa. Biasanya jatuh pada minggu kedua September sampai minggu kedua Oktober.

Sejarah

Festival Musim Gugur dimulai sekitar zaman Dinasti Xia dan Shang (2000-1600 SM). Pada Dinasti Zhou rakyat merayakan dengan cara memuja Bulan. Pada Dinasti Tang tradisi itu lebih jelas dan merakyat. Pada Dinasti Song Selatan (1127-1279 M), orang mulai mengirimkan kue bulan pada rekan dan famili sebagai simbol keutuhan keluarga. Pada malam hari mereka berjalan-jalan keluar dan mengunjungi tepi danau menikmati bulan.

Pada Dinasti Ming dan Dinasti Qing, tradisi ini menjadi lebih populer. Muncul beberapa kebiasaan seperti menanam pohon musim gugur, menyalahkan lentera dan Tari Naga. Tradisi yang paling utama yang sampai sekarang masih ada adalah bersama keluarga menikmati bulan perak sambil menikmati panganan serta arak.

Legenda Dewi Bulan

Festival Musim Gugur memiliki sebuah legenda, yaitu Legenda Dewi Bulan, Chang E. Dikisahkan di bumi muncul sepuluh matahari. Houyi, sang pemanah diutus ke bumi bersama istrinya Chang E untuk memanah sembilan matahari. Ia kemudian menjadi pahlawan yang dielu-elukan rakyat. Dewi khayangan turun dan memberikan obat panjang umur pada pasangan suami-istri itu. Karena terlampau dijunjung, Hou Yi akhirnya menjadi sombong. Istrinya menjadi sedih dan kemudian meneguk semua obat yang diberikan pada mereka. Akhirnya tubuhnya perlahan terangkat ke bulan dan menjadi Dewi Bulan.
Versi lain mengatakan bahwa rekan Hou Yi, Feng Meng iri akan pencapaian Hou Yi dan ingin mencuri obat panjang umur. Ia ingin mencurinya, tapi Chang E berhasil mencegahnya dan dengan segera menelan obat itu.

Kue Bulan

Spoiler:
 

Kue bulan (Hanzi: 月餅, pinyin: yuèbǐng) adalah penganan tradisional Tionghoa yang menjadi sajian wajib pada perayaan Festival Musim Gugur setiap tahunnya. Di Indonesia, kue bulan biasanya dikenal dalam dialek Hokkian-nya, gwee pia atau tiong chiu pia.
Kue bulan tradisional pada dasarnya berbentuk bulat, melambangkan kebulatan dan keutuhan. Namun seiring perkembangan zaman, bentuk-bentuk lainnya muncul menambah variasi dalam komersialisasi kue bulan.

Asal mula

Kue bulan bermula dari penganan sesajian pada persembahan dan penghormatan pada leluhur di musim gugur, yang biasanya merupakan masa panen yang dianggap penting dalam kebudayaan Tionghoa yang berbasis agrikultural.
Perkembangan zaman menjadikan kue bulan berevolusi dari sesajian khusus pertengahan musim gugur kepada penganan dan hadiah namun tetap terkait pada perayaan festival musim gugur tadi.
Beberapa legenda mengemukakan bahwa kue bulan berasal dari Dinasti Ming, yang dikaitkan dengan pemberontakan heroik Zhu Yuanzhang memimpin para petani Han melawan pemerintah Mongol. Namun sebenarnya, kue bulan telah ada tercatat dalam sejarah paling awal pada zaman Dinasti Song. Dari sini, kue bulan dipastikan telah populer dan eksis jauh sebelum Dinasti Ming berdiri.

Perayaan Mid Autumn Festival di berbagai negara:

Spoiler:
 

_________________
Engineered For Freedom!
Kembali Ke Atas Go down
 

Festival Musim Gugur (Festival Kue Bulan)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Chinese At Indonesia :: Serious Talk :: Sejarah, Politik, Hukum, dan Kebudayaan-